Wednesday, 30 April 2014

Kelas Tahsin Quran SMAN 10 Jakarta

Daftarlah, Kelas Tahsin Quran dan Bahasa Arab  SMAN 10 Jakarta. Hari Jumat dan Sabtu, mulai tanggal 02 Mei 2014. (Gratis)

Hubungi pengurus Rohis terdekat!

Ayo Buruan Daftar, Tetapkan hidayah Allah dari sekarang, jangan tunggu sampai umur menua... Ayo sebelum menyesal.

Tuesday, 29 April 2014

Cara Menghapal Al-Qur'an yang Efektif

Bagaimana menghafal Al Quran ?
Apa saja cara" yg dpat mmbantu menghafal ?
Ane mengatakan bahwa metode yg dpat di terapkan bg org
yg memikirkannya adlh , sbb

1. Ikhlas
Hal ini berdasarkan firman Allah swt :
Al Bayyinah ayat 5 : Padahal mereka tidak disuruh kecuali
supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan
kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus ..
Az Zumar ayat 3 : Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah
agama yang bersih (dari syirik)
Niat yg ikhlas mutlak di perlukan dlm menghafal Al Quran.
Motivasi terdepan dlm menghafal Al Quran adlh ketaatan
Allah, menghrap pahala dari Allah. Dgn demikian Allah akn
memberi kemudahan kpd agan/sista dlm menghafal.
Jgn smpai keinginan mendapat imbalan duniawi yg amat
sdikit menjadi tujuan agan/sista, ato skedar menghafal
mteri pelajaran utk mmpersiapkan ujian, shingga dlm wkt
singkat akan terlupakan.
Niat yg buruk dlm mnghafal Al Quran bnyk skali mcam ny,
antara lain :
-tujuan mencari nafkah
-mndapat predikan qari'
-agar manusia trpesona oleh keindahan suara & tilawahnya
-nama baik & popularitas
-kemashlatan smntara, sprti mnghafal utk kpntingan ujian
Barang siapa yg sungguh" mmiliki keinginan menghafal,
sbaiknya trlebih dahulu membersihkan hati dari unsur" yg
mnjadi penghalang.

2. Mengosongkan diri dr hal" yg mengganggu pikiran, krna Al
Quran tdk akan mnjadi kokoh dlm pikiran yg kacau &
perhatikan pd hal lain. Di butuhkan konsentrasi dlm
menghafal & jadikan kegiatan menghafal sbg pkerjaan
trbesar, dgn demikian hafalan akan mudah & lancar.

3. Memperbayak istigfar, Ibnu Taimiyah berkata "Aku di timpa
masalah, kmudian aku bersitigfar seribu kali atau kurang
atau lebih dari itu. Maka Allah membukakan masalah itu
bagiku"
Istigfar dpat membuka yg tertutup.

4. Mengulang-ulang hafalan, sebab Rasulullah saw bersabda
"Jagalah Al Quran, demi Zat yg jiwaku ada di tangan-Nya,
sungguh ia lbih mudah terlepas dr unta yg di
tambatkan" (HR. Bukhari & Muslim).

5. Tdk menghafal trlalu bnyk ayat dlm shari sbab hal itu akan
mnimbulkan kbosanan & kelelahan. Tetapi hafalkan
bberapa ayat saja dlm shari. Hafal & ulangi. Hafalkan dlm
sholat, kmudian baca tafsir ayat yg agan/sista hafalkan.
Dgn dmikian agan/sista tlah menghimpun hfalam &
pmahaman sbgaimana yg dilakukan oleh para shabat.

6. Pilihlah wkt yg tpat utk menghafal, diantaranya stelah
sholat fajar hingga dtangnya wkt utk beraktivitas kerja atau
blajar. Tetapi ini tdk mutlak, sbab tiap org pling tau dgn
kondisi dirinya.

7. Hendaknya hafalan dilakukan dgn bersandar pd satu jenis
mushaf & tdk ber gnti" dgn mushaf lain. Hal ini akan
memudahkan agan/sista mengingat & pikiran kt akan dgn
mudah mengingat apa yg trlihat mata.

8. Mendengarkan bacaan Al Quran melalui pita suara dgn
mengulang" ayat yg sdang dihafal, khusus ny bacaan qari'
yg bersuara bagus.

9. Memahami makna ayat yg sdang di hafalkan, sbab
mengetahui mkna ayat akan memudahkan hfalan. Hal ini
bisa dilakukan melalui buku" tafsir, skaligus brusaha
memahami kata yg pelik.

10. Menggunakan ayat yg tlah di hafal utk dibaca dlm sholat.

11. Mengulangi hafalan dgn mmperdengarkan ny pd tman atau
istri utk menguji kmampuan hafalan agan/sista. Sbab
mnghafal seorang diri blum dpat memastikan kualitas
hfalannya.

Smoga Allah swt mmberikan kmudahan bagi kita dlm mnghafal Al Quran, agar kita
mncapai derajat tinggi di hari prjumpaan kita dgn Allah !

Friday, 3 January 2014

Kalender Puasa 2014


Macam-macam Kekafiran

Kekafiran ada 2 macam : Kufur akbar dan Kufur ashghar
Kufur Akbar
Yaitu kufur I’tiqadi (berlandaskan keyakinan, pent) yang berlawanan dengan pokok keimanan. Akibat kekafiran ini seorang hamba keluar dari Islam, seluruh amalnya terhapus, dan dia berhak tinggal selamanya di neraka bersama orang-orang kafir.
Macam-macam kufur akbar
Kufur akbar itu ada 5 macam yaitu :
  1. Kufur Takdzib (mendustakan)
  2. Kufur Istikbar (sombong) dan Ibaa’ (enggan) walaupun disertai pembenaran
  3. Kufur I’radh (berpaling)
  4. Kufur Syakk (ragu-ragu)
  5. Kufur Nifaq (kekufuran orang munafiq)
Pertama, Kufur Takdzib: Meyakini bahwa para Rasul telah berdusta -dalam penyampaian wahyu-, meskipun yang didustakan hanya salah satu di antara mereka.
Kedua, Kufur Ibaa’ dan Istikbar walaupun disertai pembenaran: Ini adalah penyebab kekafiran kebanyakan orang-orang kafir, bahkan inilah yang menyebabkan kekafiran Iblis, Fir’aun, Yahudi dan seteru para Rasul yang lain.
Hal itu sebagaimana firman Allah Ta’ala mengenai Fir’aun dan bala tentaranya yang mengatakan (yang artinya),“Haruskah kami beriman kepada dua orang manusia biasa seperti layaknya kami, padahal kaum mereka berdua menjadi penyembah kami.” (QS. al-Mu’minun: 47). Tidak ada yang memalingkan mereka dari beriman kepada Musa dan Harun kecuali karena kesombongan dan terpedaya (ghurur).
Ketiga, Kufur I’radh: Memalingkan pendengaran dan hatinya dari Rasul. Tidak mau membenarkannya tapi juga tidak mendustakannya. Tidak membelanya tapi juga tidak memusuhinya. Tidak menerima tapi juga tidak menolak ajarannya.
Keempat, Kufur Syakk: Meragukan ajaran Rasul. Tidak yakin apakah Rasul itu benar atau dusta. Seandainya orang yang ragu-ragu ini mau merenungkan ayat-ayat yang menunjukkan kebenaran Rasul niscaya segala keraguan dan kesamaran itu akan sirna.
Kelima, Kufur Nifaq: Menampakkan diri mengikuti ajaran Rasul namun disertai penolakan terhadap apa yang datang darinya. Dia juga menentangnya di dalam hati. Orang semacam ini berpenampilan orang beriman tetapi memendam kekafiran.
Kufur Ashghar
Kekafiran jenis ini tidak mengeluarkan seorang hamba dari agama Islam, akan tetapi dia berhak mendapatkan peringatan yang amat keras serta siksa yang amat menyakitkan di dalam neraka Jahannam walau tidak kekal di dalamnya. Orang yang melakukannya terhitung telah terjerumus dalam dosa dan kemaksiatan yang amat besar.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua hal yang terdapat dalam umatku yang termasuk kekafiran: mencela nasab dan meratapi mayit.” (HR. Muslim).
Beberapa contoh perbuatan kufur ashghar: membunuh sesama muslim, bersumpah dengan menyebut selain nama Allah, mendatangi dukun, menggauli isteri di duburnya, perkataan seorang mukmin terhadap saudaranya : ‘Hai kafir’, dan lain sebagainya.
Maka, waspadalah wahai saudaraku muslim dari segala jenis kekafiran! Berhati-hatilah dari kemaksiatan-kemaksiatan karena ia adalah parit menuju kekafiran. Ketahuilah, bahwasanya kekafiran terkadang bisa terjadi karena satu keyakinan saja, satu perkataan dengan lisan, atau satu perbuatan anggota badan.
Allah Ta’ala berfirman mengenai orang-orang yang mengolok-olok para sahabat Rasul (yang artinya)“Dan sungguh jika engkau tanyakan kepada mereka (kenapa mereka mengolok-olok-pent) niscaya mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami cuma bersendagurau dan bermain-main saja’ Katakanlah, ‘Apakah dengan Allah, Rasul-Nya dan ayat-ayat-Nya kamu berolok-olok. Tidak perlu kamu beralasan karena sesungguhnya kamu sudah kafir sesudah beriman.” (QS. at-Taubah : 65-66).


Sumber: ‘Isyruna ‘Uqbatan fi Thariqil Muslim Yajibul Hadzru Min Haa